Dari Krisis Ekologi ke Solusi Spiritual: LPK-EBIS Dorong Rekonstruksi Ekonomi Islam Berbasis Eko-Teologi

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape

Pusat Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam (LPK-EBIS) sukses menyelenggarakan Webinar Kajian Spesial Ramadhan pada Sabtu, 7 Maret 2026 melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengangkat tema “Resolusi Ekonomi dan Bisnis Islam (EBI) untuk Mitigasi Bencana Berbasis Eko-Teologi di Indonesia” sebagai respons atas meningkatnya krisis ekologis di Indonesia.

Acara ini menghadirkan keynote speaker Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, serta narasumber utama seperti Prof. Dr. Nur Hadi Ihsan, Prof. Abdul Kadir Riyadi, dan Prof.Muhammad M. Said. Diskusi menyoroti bahwa bencana ekologis tidak hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga krisis paradigma manusia dalam memandang relasi dengan lingkungan.

                                   

Dalam pemaparannya, para ahli menekankan pentingnya rekonstruksi ekonomi dan bisnis Islam berbasis eko-teologi sufistik, yang mengintegrasikan nilai tauhid, etika spiritual, dan keberlanjutan lingkungan. Transformasi ini diarahkan pada perubahan orientasi dari profit semata menuju kemaslahatan ekologis dan keseimbangan kosmik.

Selain itu, konsep ekologi tasawuf turut diperkenalkan sebagai pendekatan spiritual dalam membangun kesadaran ekologis, dengan menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan.
Kegiatan ini juga melibatkan akademisi dan praktisi serta didukung oleh panitia, yang berperan dalam kesuksesan acara. Webinar ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi Islam yang berkelanjutan dan responsif terhadap mitigasi bencana di Indonesia.

Red: Bintis